Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Pimpin Rakor Penanganan Bencana di Aceh Tamiang, Tegaskan Negara Hadir di Lokasi Terdampak

2 Januari 2026, 11:57 WIB

 

Presiden Prabowo Pimpin Rakor Penanganan Bencana di Aceh Tamiang, Tegaskan Negara Hadir di Lokasi Terdampak

INDOTORIAL.COM - ACEH TAMIANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah pusat dalam menangani wilayah terdampak bencana. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) usai melakukan peninjauan Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).


Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kehadiran langsung pemerintah pusat di daerah terdampak bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari strategi percepatan penanganan bencana dan pengambilan keputusan berbasis kondisi riil di lapangan.


“Saya juga terima kasih, sebagian besar, kalau tidak hampir semua pejabat-pejabat dari semua K/L berinisiatif, semuanya turun. Dan kita berbagi daerah, berbagi titik untuk saling mengecek, memeriksa, mencari masalah,” ujar Presiden.


Menurut Prabowo, kunjungan lapangan menjadi penting agar pemerintah dapat melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu, kebijakan dan langkah yang diambil tidak bersifat asumtif, melainkan benar-benar sesuai kebutuhan warga terdampak.


“Kita datang sekali lagi bukan untuk sekadar melihat, tapi kita datang, melihat untuk mengetahui masalah,” tegasnya.


Aceh Tamiang sendiri disebut Presiden sebagai salah satu wilayah dengan dampak bencana yang cukup signifikan. Kerusakan infrastruktur, hunian warga, serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah pusat.


Sebelum ke Aceh Tamiang, Presiden Prabowo juga telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Selatan untuk meninjau langsung penanganan bencana di wilayah tersebut. Meski tidak dapat mengunjungi seluruh daerah terdampak, Presiden memastikan bahwa wilayah dengan dampak paling besar menjadi prioritas utama.


“Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik. Tapi saya pilih, atau disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar,” kata Presiden.


Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Aceh serta Menteri Dalam Negeri untuk memastikan seluruh daerah terdampak mendapat perhatian dan penanganan yang maksimal dari pemerintah pusat.


“Tetapi saya sudah sampaikan ke gubernur dan Mendagri, nanti insyaallah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi,” lanjutnya.


Dalam Rakor tersebut, Presiden kembali menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga (K/L), pemerintah daerah, serta aparat di lapangan. Kolaborasi ini dinilai krusial agar proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


Menurut Presiden, kehadiran langsung pejabat pusat di lapangan memungkinkan pemerintah untuk mengecek, memeriksa, dan mengidentifikasi masalah secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan hunian sementara, logistik, hingga perbaikan infrastruktur dasar.


“Kita datang sekali lagi bukan untuk kita ingin katakanlah sekadar untuk melihat, tapi kita datang, melihat untuk mengetahui masalah,” ulang Presiden menegaskan.


Langkah Presiden Prabowo turun langsung ke daerah terdampak bencana ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir bersama rakyat di saat-saat sulit. Pemerintah pusat memastikan proses penanganan bencana tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan berpihak pada kebutuhan masyarakat di lapangan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas