Iklan

Iklan

,

Iklan

Prabowo Optimistis Perdamaian Gaza Tercapai Usai Indonesia Teken Board of Peace Charter

23 Januari 2026, 12:53 WIB

 

Prabowo Optimistis Perdamaian Gaza Tercapai Usai Indonesia Teken Board of Peace Charter

INDOTORIAL.COM - Davos, Swiss – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme kuat terhadap peluang tercapainya perdamaian di Gaza setelah Indonesia resmi menandatangani Board of Peace (BoP) Charter, sebuah inisiatif perdamaian global yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo kepada awak media di sela-sela kehadirannya dalam forum internasional di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).


Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dinilai Presiden Prabowo sebagai momentum bersejarah yang membuka peluang nyata untuk mendorong berakhirnya konflik kemanusiaan di Gaza, khususnya bagi rakyat Palestina yang selama ini terdampak perang berkepanjangan. Menurutnya, forum ini menghadirkan ruang strategis bagi negara-negara yang memiliki komitmen terhadap perdamaian dunia.


“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujar Presiden Prabowo menegaskan sikap Indonesia.


Presiden Prabowo juga menyampaikan perkembangan positif di wilayah konflik Gaza. Ia menyebut bahwa penderitaan warga sipil mulai berkurang seiring dengan meningkatnya arus bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah tersebut. Kondisi ini, menurut Kepala Negara, menjadi sinyal penting bahwa upaya kolektif dunia internasional mulai menunjukkan hasil.


“Yang jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar masuk, sudah masuk. Saya sangat berharap dan Indonesia siap ikut serta,” tegas Presiden Prabowo.


Komitmen Indonesia untuk terlibat aktif dalam Board of Peace sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian dunia. Presiden Prabowo menegaskan bahwa keanggotaan dalam forum tersebut terbuka bagi negara mana pun yang memiliki niat tulus untuk membantu rakyat Gaza dan mendorong terciptanya perdamaian berkelanjutan di Palestina.


“Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina,” kata Presiden Prabowo, menegaskan sifat inklusif dari inisiatif Board of Peace.


Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sambutannya menyebut Board of Peace sebagai salah satu inisiatif perdamaian global paling penting dan berpotensi mencatat sejarah baru. Ia menekankan bahwa forum ini dihimpun dari para pemimpin dunia yang memiliki pengaruh besar serta kapasitas nyata untuk mendorong penyelesaian konflik internasional.


“Semua orang di ruangan ini adalah bintang. Ada alasan mengapa kalian di sini dan kalian semua adalah bintang, kalian adalah orang-orang terbesar, orang-orang terpenting di dunia, orang-orang paling berpengaruh di dunia,” ujar Presiden Trump.


Ia juga menambahkan bahwa ketika para pemimpin dunia menggunakan pengaruh dan kapasitas mereka untuk tujuan damai, maka perubahan besar dapat terwujud. Trump menyatakan optimismenya bahwa Board of Peace dapat menjadi wadah konkret bagi diplomasi global yang berorientasi pada solusi.


“Saya hanya ingin mengatakan bahwa sungguh luar biasa bisa bersama Anda. Dan saya pikir ini adalah sesuatu yang sangat penting yang kita lakukan. Ini yang terpenting,” tandasnya.


Penandatanganan Board of Peace Charter oleh Indonesia menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian Palestina dan stabilitas global. Langkah ini juga memperkuat peran Indonesia di panggung diplomasi internasional, khususnya dalam isu-isu kemanusiaan dan resolusi konflik. Dengan keterlibatan aktif dalam Board of Peace, Indonesia berharap dapat menjadi bagian dari solusi nyata bagi perdamaian Gaza dan masa depan Palestina yang lebih baik.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas