Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara Terkendali

15 Desember 2025, 10:41 WIB

 

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara Terkendali

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memastikan bahwa proses penanganan dan pemulihan bencana alam di sejumlah wilayah terdampak di Aceh dan Sumatra Utara berada dalam kondisi terkendali. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Negara usai menuntaskan kunjungan kerja selama dua hari ke daerah terdampak bencana, Sabtu, 13 Desember 2025.


Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo kepada awak media di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. Dalam keterangannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat terus melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi di lapangan.


“Ya, saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus,” ujar Presiden Prabowo.


Pemerintah Pastikan Pengungsi Terlayani dengan Baik


Presiden Prabowo menekankan bahwa perhatian utama pemerintah saat ini adalah kondisi para pengungsi, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sementara. Berdasarkan hasil peninjauan langsung, Presiden memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat terdampak berjalan dengan baik.


Meski diakui terdapat sejumlah kendala akibat kondisi alam, Presiden menilai hal tersebut masih dalam batas wajar mengingat beratnya medan di beberapa wilayah.


“Di sana sini memang keadaan alam, keadaan fisik, ada keterlambatan sedikit. Tapi saya cek semua ke tempat pengungsi kondisi mereka baik, pelayanan pada mereka baik, suplai pangan cukup,” ungkapnya.


Akses Wilayah Terisolasi Terus Dibuka


Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Presiden Prabowo juga meninjau wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana, seperti Takengon dan Bener Meriah. Presiden menegaskan bahwa pembukaan akses jalan dan jembatan menjadi prioritas agar distribusi bantuan dapat berjalan optimal.


“Di tempat yang paling terisolasi, Takengon, kita kerja keras terus untuk membuka jalan. Bener Meriah juga, saya kira jembatan sudah berfungsi,” ucap Presiden.


Tak hanya itu, Presiden menyampaikan bahwa jalur menuju Aceh Tamiang kini telah kembali tersambung. Dengan terbukanya akses tersebut, distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan dipastikan dapat berjalan lebih lancar.


“Tamiang sudah tembus. Jadi, saya ucapkan terima kasih kepada semua petugas. Luar biasa pekerjaan mereka,” kata Presiden Prabowo.


Pemulihan Listrik Masih Hadapi Kendala Alam


Terkait pemulihan jaringan listrik, Presiden Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah hambatan. Kondisi banjir di beberapa titik serta medan berat menyebabkan proses pemasangan jaringan listrik belum bisa dilakukan secara menyeluruh.


“Sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus,” jelas Presiden.


Meski demikian, pemerintah menargetkan pemulihan listrik dapat rampung dalam waktu sekitar satu minggu, dengan catatan kondisi alam memungkinkan.


Apresiasi Ketegaran Masyarakat dan Rencana Pemulihan Lanjutan


Di akhir keterangannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas ketegaran dan kesabaran masyarakat di wilayah terdampak bencana. Presiden juga memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah lanjutan, termasuk perencanaan alokasi perumahan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.


“Saya kira rakyat masih tegar, masih sabar. Saya disambut dengan sangat baik. Dan kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” pungkasnya.


Dengan pengawasan langsung dari Presiden dan koordinasi lintas instansi yang terus diperkuat, pemerintah optimistis proses penanganan dan pemulihan bencana di Aceh dan Sumatra Utara dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas