Indotorial.com, - Manokwari, 4 November 2025 — Wakil Presiden (Wapres) bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025), dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Rombongan Wapres lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 07.00 WIB menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800 TNI AU dan mendarat di Bandara Rendani, Manokwari, sekitar pukul 13.20 WIT.
Setibanya di Manokwari, Wapres dan Ibu Selvi disambut oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam penyambutan tersebut, Wapres mengenakan mahkota khas Kasuari dan disuguhi tarian adat Papua bertajuk Teras Seni sebagai bentuk penghormatan budaya dan simbol kerja sama antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua Barat.
Dalam keterangannya kepada awak media di bandara, Wapres menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden untuk terus memantau sekaligus memperkuat percepatan pembangunan di Papua.
“Bapak Presiden memang memberikan perhatian khusus, konsen yang sangat besar untuk pembangunan di Papua. Dan sesuai komitmen kita bersama, yang namanya pembangunan tidak boleh lagi Jawa-sentris,” tegas Wapres.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan agar visi dan misi Presiden dapat diwujudkan secara efektif di Papua.
“Ini tugas kita bersama, tugas saya sebagai pembantu Presiden untuk mengawal visi-misi dan program Presiden agar bisa berjalan dengan baik, terutama untuk Papua,” ujarnya.
Selanjutnya, Wapres dijadwalkan memimpin Rapat Pleno bersama Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Rapat tersebut akan membahas sejumlah agenda strategis, termasuk pembangunan infrastruktur Trans Papua, peningkatan produktivitas daerah, serta pemberdayaan Orang Asli Papua.
(Indotorial.com)
