Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Sarapan Bareng Raja Abdullah II: Momen Hangat Dua Sahabat di Jakarta

16 November 2025, 10:12 WIB

 

Presiden Prabowo Sarapan Bareng Raja Abdullah II: Momen Hangat Dua Sahabat di Jakarta

Indotorial.com, - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengawali Sabtu pagi, 15 November 2025, dengan agenda yang tak biasa namun penuh kehangatan. Di tengah padatnya rangkaian kunjungan kenegaraan, Presiden Prabowo meluangkan waktu untuk sarapan bersama Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, di hotel tempat sang raja bermalam di Jakarta.


Sejak tiba di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh Raja Abdullah II. Senyum bersahabat yang diberikan sang raja seakan menjadi tanda bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda diplomatik formal, tetapi juga momen reuni dua pemimpin yang telah lama saling mengenal.


“Hari Sabtu pagi ini, sebelum melanjutkan kunjungan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo Subianto mengajak sarapan Raja Abdullah II di hotel tempatnya menginap selama di Jakarta,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.


Sarapan bersama yang berlangsung tertutup itu turut dihadiri beberapa pejabat penting, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Seskab Teddy Indra Wijaya sendiri. Meski tanpa liputan langsung, gambaran suasana pertemuan tetap tersampaikan melalui laporan resmi yang menggambarkan atmosfernya sebagai hangat dan penuh kekeluargaan.


“Suasana pertemuan berlangsung hangat, menyerupai reuni singkat dua sahabat yang telah lama saling mengenal,” tutur Seskab Teddy.


Di meja sarapan itu, kedua pemimpin tidak hanya berbagi hidangan pagi, tetapi juga memperbarui komitmen strategis kedua negara. Selain membahas kerja sama bilateral yang sudah terjalin lama, keduanya juga menegaskan kembali pentingnya sinergi di berbagai sektor. Isu kemanusiaan, perdamaian global, hingga stabilitas kawasan menjadi bagian dari obrolan santai namun bermakna tersebut.


Seskab Teddy menegaskan bahwa sarapan pagi ini bukan sekadar pertemuan informal, melainkan simbol hubungan erat Indonesia dan Yordania yang terus berkembang. Percakapan akrab yang mengalir hangat menegaskan kesamaan visi kedua negara dalam memperkuat kerja sama jangka panjang.


“Dalam obrolan akrab itu, keduanya kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Kerajaan Yordania, termasuk dalam isu kemanusiaan serta stabilitas kawasan,” tambah Teddy.


Pertemuan singkat di pagi hari ini menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak selalu harus berlangsung dalam ruang pertemuan resmi. Terkadang, secangkir kopi dan suasana santai justru mampu membuka ruang dialog yang lebih personal dan mendalam. Sarapan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menjadi bukti bahwa hubungan antarnegara dapat dibangun dengan hangat, sederhana, namun tetap bermakna besar bagi kedua bangsa.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas