Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Sambut Raja Abdullah II dalam Jamuan Kenegaraan Penuh Kehangatan di Istana Negara

16 November 2025, 10:07 WIB

 

Presiden Prabowo Sambut Raja Abdullah II dalam Jamuan Kenegaraan Penuh Kehangatan di Istana Negara

Indotorial.com, - Suasana hangat dan penuh kehormatan menyelimuti Istana Negara Jakarta pada Jumat malam, 14 November 2025. Di tengah gemerlap cahaya ruang jamuan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi tuan rumah dalam santap malam kenegaraan untuk Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein. Jamuan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan kenegaraan sang raja ke Indonesia, sekaligus penegas eratnya hubungan dua negara sahabat yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade.


Presiden Prabowo membuka acara dengan sambutan hangat yang mencerminkan kedekatan personal maupun diplomatik antara Indonesia dan Yordania. Dalam ucapannya, Presiden tidak hanya menyampaikan rasa hormat atas kehadiran Raja Abdullah II dan delegasi Yordania, tetapi juga menekankan makna strategis dari hubungan kedua negara.


“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya untuk menyambut kembali Yang Mulia dan delegasi terhormat Yordania di Indonesia,” ujar Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut adalah bukti kuatnya rasa saling percaya, persahabatan tulus, dan komitmen bersama untuk perdamaian.


Prabowo menyoroti bahwa Yordania adalah mitra penting Indonesia dalam berbagai isu global, terutama dalam perjuangan demi keadilan dan perdamaian bagi rakyat Palestina. Ia dengan lugas menyatakan bahwa hubungan kedua negara tidak sekadar relasi diplomatik formal, melainkan hubungan persaudaraan yang sudah sepatutnya diwariskan kepada generasi mendatang.


“Anggaplah kami lebih dari sekadar mitra. Kita memiliki ikatan persaudaraan dan persahabatan yang kuat, dan saya pikir ikatan ini harus tetap lestari di masa depan,” tegasnya.


Raja Abdullah II, yang dikenal luas sebagai pemimpin yang konsisten memperjuangkan perdamaian Timur Tengah, membalas sambutan tersebut dengan apresiasi mendalam. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas keramahan Indonesia yang selalu membuatnya merasa diterima sebagai saudara, bukan sekadar tamu negara.


“Kami selalu memandang Indonesia sebagai bagian yang sangat penting dari komunitas Muslim. Peran Indonesia dalam urusan internasional, terutama di bawah kepemimpinan Anda, di masa-masa sulit ini sangatlah penting,” ungkap Raja Abdullah II.


Sang raja juga menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Yordania dibangun bukan hanya atas kepentingan politik, tetapi bertumpu pada nilai kepercayaan dan persaudaraan. Ia bahkan menyebut bantuan Yordania kepada Indonesia pada masa-masa sulit sebagai bentuk komitmen yang lahir dari kedekatan hati, bukan semata kewajiban diplomatik.


“Inilah yang dilakukan saudara terhadap satu sama lain, dan hal ini tidak berubah. Saya sangat senang bisa kembali ke sini untuk memperkuat tidak hanya ikatan fisik antara kita berdua, namun juga antara kedua negara kita,” ujar Raja Abdullah II.


Jamuan santap malam ini menjadi simbol kuat solidaritas dua bangsa. Di tengah suasana akrab, kedua pemimpin berbincang mengenai visi bersama untuk perdamaian dan stabilitas regional, sekaligus membuka peluang kerja sama lebih luas di masa depan. Malam itu, Istana Negara bukan hanya menjadi saksi jamuan kenegaraan, tetapi juga ruang pertemuan dua sahabat lama yang kembali memperbarui komitmen kebersamaan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas