Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Swasembada Pangan

8 Oktober 2025, 21:44 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Indotorial.com, - Tangerang, 8 Oktober 2025 — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya kerja bersama lintas sektor untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian dan swasembada pangan nasional.


Hal itu disampaikan Wapres saat menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Kampung Cibangkok dan Cibaregbeg, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (8/10/2025).


“Bahwa cara-cara kerja seperti ini harus kita teruskan, tambah lagi untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden yaitu swasembada pangan. Kerja bersama, kerja keroyokan, kerja kolaboratif terutama lintas sektor, lintas instansi,” tegasnya.


Menurut Gibran, kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ini merupakan contoh nyata sinergi antara aparat negara, lembaga pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk membangun sistem pangan yang tangguh, efisien, dan berpihak kepada petani.


“Polri, Kementan, Forkopimda, Bulog, melibatkan masyarakat juga, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kampus swasta, dan juga pesantren. Kebetulan dua minggu lalu saya panen jagung di Palembang yang melibatkan pesantren juga,” ujarnya.


Wapres juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam program ini, serta berharap cakupannya dapat terus diperluas. “Saya ingin Bapak Ibu semua yang terlibat, terima kasih atas kerja kerasnya. Saya berharap ke depan ini bisa dipertahankan dan cakupannya diperluas,” imbuhnya.


Lebih lanjut, Gibran menyebutkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 30.000 Gapoktan dengan total produksi mencapai 2,8 juta ton pada kuartal III tahun ini. Ia menilai potensi tersebut sangat besar, terutama di wilayah Banten yang memiliki banyak pabrik pakan ternak dan peternak mandiri.


“Apalagi di Banten ini banyak sekali pabrik-pabrik pakan ternak, banyak peternak mandiri. Jadi ini sudah ada industri yang menampung jagung yang ditanam,” jelasnya.


Untuk mengoptimalkan hasil panen, Wapres mendorong Bulog agar memperkuat penyerapan produksi serta mengembangkan solusi bagi kendala teknis di lapangan seperti kadar air tinggi dan aflatoksin. Ia mengusulkan langkah-langkah seperti pembentukan koperasi, penyediaan dryer, bibit unggul, serta pelatihan berkelanjutan bagi petani.


“Petani jangan sampai merasa ditinggal jika hasil panennya kurang memenuhi standar. Jadi saya mohon untuk selalu dilakukan pendampingan dan pelatihan,” ujarnya.


Selain itu, Gibran menekankan agar bantuan pertanian seperti pupuk, benih, dan alat mekanisasi disalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan petani. Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam pengembangan teknologi pertanian modern, seperti pemanfaatan drone, kecerdasan buatan (AI), serta riset pascapanen untuk mengolah jagung menjadi produk bernilai tambah, seperti etanol, tepung, dan bahan pengganti plastik ramah lingkungan.


“Saya harap total produksi jagung yang sudah mencapai 2,8 juta ton pada kuartal ketiga ini bukan hanya menjadi angka di atas kertas, tapi berdampak nyata bagi kesejahteraan petani,” tegasnya.


Di akhir sambutannya, Wapres menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo serta menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor demi tercapainya cita-cita besar bangsa: swasembada dan kedaulatan pangan.


“Salam hangat dari Pak Presiden,” tutupnya.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas