Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian Regulasi Kendaraan Listrik

2 Agustus 2019, 15:59 WIB

 

Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian Regulasi Kendaraan Listrik

Indotorial.com, - Jakarta — Presiden Joko Widodo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Kepala Negara berharap agar regulasi terkait kendaraan listrik dapat segera diselesaikan sehingga bisa segera ia tandatangani.


“Kalau sudah sampai di meja saya, saya tanda tangani pasti,” ujar Presiden Jokowi di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran HI, Jakarta, pada Kamis (1/8/2019).


Presiden menjelaskan, setelah regulasi berupa Peraturan Presiden (Perpres) tersebut rampung, pemerintah akan langsung menyiapkan infrastruktur pendukung pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air.


“Kita juga bisa langsung menyiapkan infrastruktur dalam rangka menunjang mobil listrik ini,” tambahnya.


Jokowi menilai, pengembangan kendaraan listrik merupakan langkah strategis dalam menghadapi isu lingkungan global dan upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Menurutnya, hampir semua negara kini bergerak ke arah teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan.


“Saya lihat ke depan semua negara mengarah ke sana. Enggak polusi dan penggunaan bahan bakar nonfosil. Arahnya ke sana,” ujarnya.


Selain kendaraan pribadi, Presiden menekankan pentingnya penerapan energi listrik untuk transportasi massal. Ia menilai langkah tersebut krusial untuk menekan polusi udara, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta.


“Kita harus mulai segera paling tidak transportasi umum. Nanti saya akan sampaikan ke Gubernur, bus-bus listrik, taksi listrik, sepeda motor yang kita sudah produksi mulai (berbahan bakar) listrik,” tandas Jokowi.


Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah konkret Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mempercepat transisi menuju moda transportasi yang ramah lingkungan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas