Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Sambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Jerman

16 Juni 2026, 17:05 WIB

 

Prabowo Sambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Jerman

INDOTORIAL.COM - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jerman yang telah terjalin erat selama puluhan tahun.


Kedatangan Presiden Frank-Walter Steinmeier disambut dengan upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat dan meriah. Selain menegaskan eratnya hubungan diplomatik kedua negara, kunjungan ini juga menjadi ajang pembahasan berbagai isu strategis serta peluang kerja sama di berbagai sektor yang menjadi kepentingan bersama.


Presiden Steinmeier tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.30 WIB. Penyambutan dilakukan secara resmi dengan pengawalan pasukan kehormatan yang terdiri dari 17 motoris Honda Goldwing, 80 pasukan berkuda formasi depan, dan 40 pasukan berkuda formasi belakang.


Suasana semakin semarak dengan kehadiran ratusan pelajar yang berdiri berjajar di sepanjang jalur kedatangan sambil melambaikan bendera Indonesia dan Jerman. Presiden Steinmeier tampak membalas sambutan hangat tersebut dengan melambaikan tangan dari dalam kendaraan yang membawanya menuju Istana Merdeka.


Tak hanya itu, nuansa budaya Indonesia turut mewarnai prosesi penyambutan. Sebuah pertunjukan Tari Zapin yang dibawakan oleh 10 penari dan enam pemusik berhasil menarik perhatian tamu negara asal Jerman tersebut. Presiden Steinmeier terlihat menyaksikan sejenak pertunjukan tari tradisional yang sarat makna tersebut.


Tari Zapin dipilih sebagai simbol keramahan, penghormatan, serta harapan akan terjalinnya persatuan dan kemajuan bersama antara Indonesia dan Jerman. Penampilan budaya tersebut sekaligus menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia di hadapan pemimpin negara sahabat.


Presiden Prabowo Subianto kemudian menyambut langsung Presiden Frank-Walter Steinmeier di sisi barat Istana Merdeka. Kedua kepala negara tampak berjabat tangan hangat sebelum berjalan bersama menuju beranda depan Istana untuk mengikuti rangkaian upacara penyambutan resmi.


Upacara kenegaraan diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Republik Federal Jerman yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan diiringi penghormatan berupa 21 kali dentuman meriam sebagai simbol penghormatan tertinggi kepada kepala negara sahabat.


Setelah upacara berlangsung, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan. Keduanya juga memperkenalkan delegasi resmi dari masing-masing negara yang turut hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.


Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman Abdul Kadir Jailani.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan buku tamu kenegaraan dan sesi foto bersama di ruang kredensial Istana Merdeka. Setelah itu, kedua pemimpin negara menggelar pertemuan empat mata atau tête-à-tête yang berlangsung selama kurang lebih dua jam.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Selain memperkuat hubungan diplomatik, kedua negara juga menjajaki peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, investasi, energi, kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.


Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kunjungan kenegaraan Presiden Steinmeier ke Indonesia. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Jerman.


“Saya sampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Presiden Steinmeier atas kunjungannya kembali ke Indonesia. Ini kehormatan besar bagi kami. Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik,” ujar Presiden Prabowo.


Kunjungan Presiden Frank-Walter Steinmeier dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan kedua negara di tengah dinamika global yang terus berkembang. Indonesia dan Jerman selama ini dikenal memiliki hubungan kerja sama yang kuat dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, hingga transisi energi berkelanjutan.


Rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman tersebut ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dan Jerman untuk terus mempererat hubungan persahabatan dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan di masa mendatang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas