Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa, MBG dan Gudang Pangan Diperkuat

18 Mei 2026, 20:47 WIB

 

Presiden Prabowo Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa, MBG dan Gudang Pangan Diperkuat

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya berbicara soal ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat kemandirian nasional, hingga mendukung kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.


Menurut Presiden, pemerintah saat ini tengah memperkuat berbagai program strategis nasional yang saling terintegrasi, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga pengembangan desa nelayan yang didukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.


“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujar Presiden Prabowo.


Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang fokus pada penguatan ekosistem pangan nasional dari hulu hingga hilir. Jagung, misalnya, disebut memiliki peran strategis karena menjadi komponen utama dalam industri pakan ternak nasional yang berdampak langsung terhadap stabilitas harga dan pasokan pangan.


Selain menyoroti ketahanan pangan, Presiden Prabowo juga memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis atau MBG akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.


Namun demikian, Presiden mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan program tersebut dilakukan secara transparan, tertib, dan bebas dari praktik penyelewengan. Menurutnya, program MBG memiliki nilai strategis yang sangat besar karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.


“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” tegas Presiden Prabowo.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kontribusinya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Presiden menilai pembangunan gudang ketahanan pangan serta pengoperasian ratusan SPPG di berbagai daerah menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan memperluas layanan pemenuhan gizi masyarakat.


Presiden mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur pangan harus terus dipercepat agar distribusi bahan pangan dapat berjalan lebih efektif, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan dukungan logistik dan penyimpanan hasil pertanian.


“Groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan ditambah yang 18 sudah kau bangun, luar biasa. Launching Operasional 166 SPPG baru juga terima kasih. Sehingga saudara nanti akan berperan penting,” tutur Presiden.


Tak hanya fokus pada sektor pangan, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.


Pemerintah, kata Presiden, akan terus memperbaiki fasilitas pendidikan nasional, memperluas program Sekolah Rakyat, serta menghadirkan teknologi pembelajaran digital agar seluruh anak Indonesia, termasuk dari keluarga kurang mampu, mendapatkan kesempatan belajar yang setara.


“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun sekolah rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” pungkas Presiden Prabowo.


Langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, memperluas program gizi nasional, serta meningkatkan akses pendidikan dinilai menjadi bagian dari strategi besar menuju Indonesia yang lebih mandiri, kuat, dan berdaya saing di masa depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas