Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Salat Iduladha di Paris, Hangatkan Kerinduan Diaspora Indonesia di Prancis

27 Mei 2026, 17:36 WIB

 

Presiden Prabowo Salat Iduladha di Paris, Hangatkan Kerinduan Diaspora Indonesia di Prancis

INDOTORIAL.COM - Suasana perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu (27/5/2026), berlangsung penuh kehangatan dan rasa kebersamaan. Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam salat Iduladha berjemaah bersama warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora Indonesia menjadi momen spesial yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Indonesia di tanah rantau.


Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga Indonesia yang sedang berada di Prancis. Di tengah nuansa kota Paris yang kental dengan bangunan bersejarah dan atmosfer Eropa, gema takbir yang berkumandang di Wisma Indonesia menghadirkan rasa haru sekaligus mengobati kerinduan terhadap kampung halaman.


Sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti kegiatan akademik di Prancis mengaku tidak menyangka bisa merasakan Iduladha bersama Presiden RI secara langsung. Empat mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, yakni Zeahita, Yuri, Kezia, dan Sindhu, menjadi bagian dari diaspora yang merasakan pengalaman istimewa tersebut.


Zeahita mengatakan bahwa momen bertemu Presiden Prabowo di Paris menjadi pengalaman yang sangat berharga selama berada di luar negeri.


“Sangat spesial ya. Apalagi pas banget kita lagi di Prancis dan kebetulan bertemu sama Pak Presiden. It’s such an honor,” ujar Zeahita.


Sementara itu, Kezia mengungkapkan bahwa awalnya mereka datang ke Prancis untuk mengikuti konferensi dan lomba Model United Nations di Lyon. Namun, perjalanan singkat ke Paris justru membawa pengalaman yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.


“Sebenarnya kami tidak pernah expect akan salat di sini juga karena kami awalnya berangkat ke Lyon untuk konferensi atau lomba Model United Nations. Tapi berhubung kami mampir ke Paris sebentar, kami memutuskan untuk salat Id di sini, dan kami sangat bahagia karena bisa bertemu banyak rekan-rekan dari Indonesia dan tentunya juga Bapak Presiden,” tutur Kezia.


Bagi Sindhu, suasana Iduladha bersama sesama WNI di Paris menjadi pengobat rindu terhadap Indonesia. Meski baru dua pekan berada di Prancis, suasana kebersamaan tersebut membuat dirinya merasa kembali dekat dengan tanah air.


“Alhamdulillah sangat bahagia. Tentunya kita kangen banget dengan Indonesia, padahal baru dua minggu di Prancis, tapi sudah kangen banget sama Indonesia,” ucap Sindhu.


Hal senada juga disampaikan Yuri. Ia mengaku senang dapat melaksanakan salat Iduladha sekaligus bertemu dengan jajaran kepresidenan dan sejumlah menteri yang turut hadir mendampingi Presiden Prabowo.


“Rasanya cukup menyenangkan dan cukup exciting buat kita semua, buat salat di sini sekaligus bertemu dengan jajaran kepresidenan serta beberapa menteri juga,” ujar Yuri.


Tidak hanya mahasiswa, suasana penuh kehangatan juga dirasakan oleh Myrna Damayanti, WNI asal Jakarta yang tengah melakukan perjalanan bisnis di Paris. Menurutnya, salat Iduladha di Prancis menghadirkan pengalaman spiritual yang berbeda namun tetap menenangkan.


“Di sini rasanya damai. Di antara bangunan-bangunan yang sangat cantik dan historical, kita bisa salat Id dan mendengar takbir. Itu senang banget sih,” katanya.


Myrna bahkan mengaku tidak menyangka dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Awalnya, ia hanya mendengar kabar dari rekannya mengenai kemungkinan Presiden melaksanakan salat Id di lokasi yang sama.


“Teman-teman saya bilang, ‘Oh Myrna mau sama Pak Prabowo ya?’ Itu kayak bercandaan aja. Tiba-tiba saya boleh masuk. Ini sih alhamdulillah banget, benar-benar nggak disangka-sangka,” ungkapnya.


Dalam momentum Iduladha tersebut, Myrna juga menyampaikan harapannya agar Indonesia terus diberi keberkahan dan kekuatan menghadapi berbagai tantangan global ke depan.


“Iduladha tahun ini, saya berharap untuk saya secara pribadi, perusahaan saya, dan negara kita, mudah-mudahan kita semua selalu diberikan keberkahan dan rahmat dari Allah,” tuturnya.


Menariknya, suasana kebersamaan di Wisma Indonesia semakin terasa ketika masyarakat yang hadir bersama-sama menyanyikan sejumlah lagu nasional Indonesia. Nuansa kekeluargaan dan semangat nasionalisme pun begitu terasa di tengah komunitas diaspora Indonesia di Paris.


Perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Paris kali ini menjadi bukti bahwa jarak tidak mengurangi rasa cinta terhadap Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo tidak hanya memberikan kebanggaan bagi diaspora, tetapi juga menjadi simbol bahwa masyarakat Indonesia di mana pun berada tetap merupakan bagian penting dari keluarga besar bangsa Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas