Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Resmikan 10 Gudang Ketahanan Pangan dan 166 SPPG Polri, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

17 Mei 2026, 21:29 WIB

 

Presiden Prabowo Resmikan 10 Gudang Ketahanan Pangan dan 166 SPPG Polri, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sekaligus meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia.


Peresmian tersebut menandai keseriusan pemerintah bersama Polri dalam membangun sistem distribusi pangan yang lebih kuat dan merata. Selain itu, keberadaan SPPG juga diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan dukungan pangan bergizi.


Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri tipe 654. Masing-masing gudang memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton bahan pangan. Gudang-gudang tersebut dibangun di sejumlah wilayah strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik nasional.


Adapun lokasi pembangunan gudang tersebar di Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan sebanyak dua unit, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara sebanyak dua unit, serta Maluku Utara. Kehadiran gudang pangan ini diharapkan mampu memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus mempercepat distribusi kebutuhan pokok masyarakat di berbagai daerah.


Selain groundbreaking gudang pangan, Polri juga secara resmi meluncurkan operasional 166 SPPG di sejumlah wilayah Indonesia. Program ini menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.


Sebaran operasional SPPG tersebut mencakup berbagai wilayah polda di Indonesia. Di antaranya, Polda Banten mengoperasikan 39 unit, Polda Sumatera Utara 17 unit, Polda Jawa Tengah 16 unit, Polda Metro Jaya 14 unit, serta Satgas MBG sebanyak 8 unit. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara lebih optimal dan merata.


Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menegaskan bahwa ketahanan pangan dan penyediaan makanan bergizi merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, Polri berkomitmen mengambil peran aktif dalam mendukung seluruh program strategis pemerintah di bidang pangan dan kesejahteraan masyarakat.


“Sebagaimana amanat Bapak Presiden saat peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat, bahwa menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” ujar Kapolri.


Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah, TNI, dan Polri yang terus bekerja menjaga stabilitas nasional sekaligus mendukung berbagai program pembangunan strategis pemerintah.


Menurut Presiden, keberhasilan pembangunan nasional tidak terlepas dari peran aparat negara yang menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas masyarakat. Ia menilai keberadaan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh program pemerintah dapat berjalan dengan baik hingga ke daerah-daerah.


“Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,” kata Presiden Prabowo.


Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap peran aparat keamanan yang selama ini bekerja menjaga ketertiban masyarakat. Menurutnya, tugas aparat negara sering kali tidak mudah karena baru mendapat perhatian ketika terjadi gangguan keamanan.


“Tentara dan Polisi itu kalau lancar dan aman dianggap biasa saja. Kalau nggak beres dicacimaki, itulah nasibnya aparat, nasibnya abdi masyarakat, nggak apa-apa. Itulah tugas kita. Karena itu kita harus bekerja keras supaya semuanya aman tertib dan lancar,” tegas Presiden.


Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri dan operasional SPPG Tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem distribusi pangan nasional, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, serta memperkuat sinergi pemerintah bersama aparat keamanan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas