Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi Pangan dan Energi, Tongkol Jagung Kini Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif

18 Mei 2026, 20:44 WIB

 

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi Pangan dan Energi, Tongkol Jagung Kini Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional Indonesia di tengah ancaman krisis global. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku optimistis terhadap masa depan Indonesia setelah melihat berbagai terobosan yang lahir dari anak bangsa, khususnya dalam sektor energi alternatif dan pertanian.


“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa,” ujar Presiden Prabowo.


Menurut Kepala Negara, inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang merupakan langkah besar yang menunjukkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Selama ini, limbah tongkol jagung umumnya hanya dibuang begitu saja. Namun kini, limbah tersebut justru dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomi tinggi.


Presiden menilai kreativitas dan keberanian untuk mencari solusi menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi krisis pangan dan energi dunia yang saat ini tengah melanda banyak negara.


“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur dan sarjana-sarjana, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.


Tak hanya sektor energi, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pangan merupakan sektor strategis yang berkaitan langsung dengan masa depan dan kedaulatan bangsa.


“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” tegas Presiden.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung inovasi pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah. Inovasi ini dinilai mampu menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pupuk impor yang selama ini masih menjadi tantangan di sektor pertanian nasional.


Presiden menegaskan bahwa kemandirian pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.


“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan bahwa berbagai produk inovasi tersebut nantinya dapat didistribusikan kepada masyarakat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Menurut Presiden, pemerintah harus memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan penting dengan harga murah agar daya beli masyarakat meningkat dan kualitas hidup semakin baik.


“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya.


Peluncuran gudang ketahanan pangan dan operasional SPPG Polri ini juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem pangan nasional, memperluas pelayanan gizi masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal di berbagai daerah Indonesia.


Dengan dukungan inovasi energi alternatif dan penguatan sektor pertanian, pemerintah optimistis Indonesia mampu menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat kemandirian nasional di bidang pangan dan energi.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas