Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Percepat Proyek Produktif, Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Devisa Negara

23 Mei 2026, 21:13 WIB

 

Prabowo Percepat Proyek Produktif, Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Devisa Negara

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026.


Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya pembangunan sektor produktif yang tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekspor dan devisa negara. Menurutnya, pemerintah kini akan lebih fokus mendorong proyek-proyek yang benar-benar menghasilkan manfaat ekonomi nyata.


“Kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein untuk rakyat kita, dan juga untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Presiden menilai sektor pangan dan perikanan, termasuk budidaya udang modern seperti di Kebumen, menjadi salah satu contoh proyek strategis yang dapat memberikan dampak luas bagi ekonomi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan pangan nasional, sektor tersebut juga dinilai mampu meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional.


Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah dalam beberapa bulan ke depan akan mempercepat berbagai pembangunan produktif di sejumlah daerah. Fokus utama diarahkan pada proyek yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.


Menurut Kepala Negara, pembangunan tidak lagi hanya berorientasi pada infrastruktur fisik semata, tetapi harus benar-benar menghasilkan produktivitas yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia telah memberikan arahan langsung kepada jajaran Kabinet Merah Putih agar lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan nasional.


“Saya kasih petunjuk ke Kabinet, yang boleh kita dukung, yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif,” tegas Presiden.


Prabowo menjelaskan, ada dua indikator utama dalam menentukan sebuah proyek layak didukung pemerintah. Pertama, proyek tersebut harus mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Kedua, proyek tersebut harus menghasilkan nilai tambah yang dapat meningkatkan kekayaan negara dan pendapatan rakyat.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat arah kebijakan ekonomi pemerintah yang kini lebih menitikberatkan pada hasil nyata dibanding pembangunan simbolik. Presiden juga menyinggung pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran negara, terutama dalam pembangunan fasilitas pemerintahan.


Ia menilai pembangunan kantor-kantor megah tidak akan memberikan dampak besar apabila tidak diiringi produktivitas dan hasil konkret bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah memilih untuk memprioritaskan sektor-sektor yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi langsung.


“Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” kata Presiden Prabowo.


Kebijakan ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin dinamis. Dengan mempercepat pembangunan proyek produktif, pemerintah berharap tercipta lebih banyak lapangan kerja, peningkatan ekspor, serta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di berbagai daerah.


Kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen sendiri menjadi salah satu contoh pengembangan sektor perikanan modern yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan devisa negara melalui ekspor hasil perikanan.


Melalui pendekatan pembangunan yang berorientasi produktivitas, pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Indonesia ke depan, menurut Presiden Prabowo, bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menciptakan hasil, membuka peluang kerja, dan memperkuat ekonomi rakyat secara berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas