Iklan

Iklan

,

Iklan

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Target, Capai Rp498,79 Triliun

22 April 2026, 17:05 WIB

 

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Target, Capai Rp498,79 Triliun

INDOTORIAL.COM - JAKARTA — Kinerja investasi Indonesia pada awal tahun 2026 menunjukkan hasil yang solid. Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama yang berhasil melampaui target pemerintah.


Dalam laporan tersebut, Rosan mengungkapkan bahwa realisasi investasi pada kuartal I 2026 mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp497 triliun. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 7,22 persen secara tahunan (year on year).


“Selain itu, penyerapan tenaga kerja Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai 706.569 orang atau naik 18,93 persen secara year on year,” ujar Rosan dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4/2026).


Komposisi Investasi Seimbang dan Merata


Dari sisi komposisi, investasi pada kuartal pertama 2026 menunjukkan keseimbangan yang cukup kuat antara penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA). Investasi asing tercatat mencapai Rp249,94 triliun, yang hampir setara dengan kontribusi domestik.


Tidak hanya itu, distribusi investasi secara geografis juga semakin merata. Realisasi investasi di luar Pulau Jawa mencapai 50,37 persen, sementara di Pulau Jawa sebesar 49,63 persen. Hal ini menandakan upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan ekonomi mulai menunjukkan hasil nyata.


Minat Investor Asing Tetap Tinggi


Di tengah dinamika global yang diwarnai ketidakpastian geopolitik dan geokonomi, Indonesia tetap mampu menjaga daya tariknya di mata investor internasional. Rosan menegaskan bahwa minat investor asing terhadap Indonesia masih tinggi dan stabil.


“Ini terbukti dari investasi yang masuk masih sesuai dengan perencanaan, bahkan mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” jelasnya.


Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa Indonesia masih dipandang sebagai salah satu destinasi investasi yang menjanjikan, terutama di kawasan Asia Tenggara.


Tren Investasi Jangka Panjang Meningkat


Lebih lanjut, Rosan memaparkan tren investasi nasional dalam jangka panjang yang menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam periode 2014 hingga 2024, total investasi Indonesia mencapai sekitar Rp9.100 triliun.


Sementara itu, untuk periode 2025–2029, pemerintah menargetkan angka investasi meningkat tajam hingga lebih dari Rp13.000 triliun. Target ambisius ini mencerminkan optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.


“Peningkatannya memang cukup signifikan, tetapi kami optimistis target tersebut dapat tercapai dan terus terjaga,” kata Rosan.


Sektor Dominan: Industri Logam hingga Telekomunikasi


Dari sisi sektor, investasi masih didominasi oleh industri logam dasar dan barang logam, termasuk pembangunan smelter yang menjadi bagian dari strategi hilirisasi nasional. Selain itu, sektor jasa lainnya, pertambangan, perumahan kawasan industri, transportasi, pergudangan, serta telekomunikasi juga memberikan kontribusi besar terhadap total investasi.


Fokus pada sektor-sektor tersebut menunjukkan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah, bukan sekadar ekspor bahan mentah.


Indonesia Semakin Kompetitif di Tengah Ketidakpastian Global


Capaian investasi pada kuartal pertama 2026 ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing di tengah ketidakpastian global.


Dengan realisasi yang melampaui target, distribusi yang semakin merata, serta minat investor yang tetap tinggi, Indonesia dinilai semakin resilien dan inklusif dalam menarik investasi.


Ke depan, konsistensi kebijakan dan percepatan hilirisasi akan menjadi kunci untuk menjaga momentum positif ini, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas