Iklan

Iklan

,

Iklan

Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Presiden Prabowo Dorong Industrialisasi Berbasis Energi Bersih

11 April 2026, 16:37 WIB

 

Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Presiden Prabowo Dorong Industrialisasi Berbasis Energi Bersih

INDOTORIAL.COM - MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat industrialisasi nasional berbasis teknologi dan energi bersih.


Momentum ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Indonesia yang kini semakin fokus pada penguatan industri dalam negeri, khususnya di sektor kendaraan listrik yang dinilai memiliki potensi besar di masa depan. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap peran sektor swasta nasional yang dinilai konsisten mendorong kemajuan industri.


Secara khusus, Kepala Negara menyoroti kontribusi Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, beserta kelompok usahanya. Ia menilai langkah yang diambil VKTR mencerminkan visi jangka panjang dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia.


“Saya sangat menyambut baik dan menghargai kegiatan ini, inisiatif yang telah diambil sejak beberapa tahun oleh Saudara Anindya Bakrie beserta keluarga dan kelompok usahanya,” ujar Presiden.


Menurut Prabowo, industrialisasi merupakan tahapan krusial dalam perjalanan suatu bangsa menuju kemandirian teknologi. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi tidak cukup hanya pada tahap pengembangan, melainkan harus mampu diterjemahkan menjadi produk industri yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat.


“Industrialisasi adalah bagian akhir daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” tegasnya.


Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya kemandirian di sektor-sektor strategis seperti energi dan pangan. Dalam konteks tersebut, kehadiran fasilitas perakitan kendaraan listrik VKTR dipandang sebagai langkah konkret dalam mendukung transisi energi sekaligus memperkuat struktur industri nasional.


Industri kendaraan listrik sendiri saat ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Selain ramah lingkungan, sektor ini juga membuka peluang besar bagi penciptaan lapangan kerja serta pengembangan rantai pasok industri dalam negeri.


Presiden Prabowo juga menyampaikan harapannya agar VKTR mampu berkembang menjadi pemain utama di industri otomotif nasional, bahkan bersaing di tingkat global. Ia membandingkan potensi tersebut dengan keberhasilan negara lain dalam membangun merek otomotif kelas dunia.


“Kalau Jepang punya Isuzu dan Hino, kalau Korea punya Hyundai dan Daewoo, saya berharap beberapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ungkapnya optimistis.


Peresmian fasilitas ini bukan sekadar peluncuran pabrik baru, tetapi juga simbol tekad Indonesia untuk naik kelas dalam peta industri global. Dari yang sebelumnya lebih banyak berperan sebagai pasar dan pengguna teknologi, kini Indonesia mulai bergerak menjadi produsen dan inovator.


Langkah VKTR ini juga sejalan dengan strategi nasional yang menitikberatkan pada hilirisasi industri, peningkatan nilai tambah, serta penguatan kemandirian ekonomi. Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan kolaborasi sektor swasta, Indonesia diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju negara industri maju berbasis teknologi.


Ke depan, kehadiran industri kendaraan listrik seperti VKTR diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas