Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Peternakan di Boyolali, Dorong Hilirisasi dan Percepatan Vaksinasi PMK

28 Maret 2026, 17:25 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Peternakan di Boyolali, Dorong Hilirisasi dan Percepatan Vaksinasi PMK

INDOTORIAL.COM - BOYOLALI – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke peternakan sapi Ampaslovers’ Sayekti Farm di Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jumat (27/03/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja pemerintah dalam memperkuat sektor peternakan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.


Peninjauan tersebut juga merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di berbagai daerah.


Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menyoroti pentingnya penguatan sektor peternakan yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mencakup kesehatan hewan, distribusi, hingga pengembangan industri berbasis hilirisasi. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah kewaspadaan terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).


Ia menegaskan bahwa percepatan vaksinasi serta pelaporan dini oleh masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.


“Pastikan semua sapi mendapatkan vaksin. Dan warga juga jangan terlambat melapor. Kalau ada satu kejadian, langsung dilaporkan agar tidak menyebar luas,” tegas Gibran di hadapan para peternak dan pejabat daerah.


Selain aspek kesehatan ternak, Gibran juga menekankan pentingnya hilirisasi industri peternakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk. Menurutnya, pembangunan fasilitas pengolahan yang terintegrasi akan memperkuat rantai pasok sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.


Ia mendorong pemerintah daerah untuk segera mendatangkan investor guna membangun pabrik pengolahan, termasuk pabrik pakan ternak yang mampu mengelola seluruh proses dari awal hingga produk akhir.


“Harus ada hilirisasi. Dari hulu sampai hilir harus selesai di sini. Mulai dari pakan, pengolahan, sampai distribusi. Segera datangkan investor,” ujarnya.


Lebih lanjut, Gibran meminta agar pemerintah daerah aktif menjajaki peluang investasi guna menciptakan ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan terintegrasi. Ia menilai langkah ini penting untuk menghindari berbagai kendala yang selama ini kerap dikeluhkan peternak, seperti fluktuasi harga pakan dan keterbatasan akses pasar.


Menurutnya, penguatan sektor peternakan tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.


“Nanti kalau sudah ada pabriknya, harga pakan bisa stabil, lapangan kerja terbuka, dan masyarakat di sini harus sejahtera,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan bahwa sektor peternakan, khususnya sapi perah, menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayahnya.


Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Musuk merupakan salah satu daerah dengan potensi peternakan terbesar di Boyolali, yang selama ini menjadi andalan dalam mendukung ekonomi warga.


“Wilayah ini memang memiliki potensi besar di sektor peternakan, khususnya sapi perah, yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat,” ungkap Agus.


Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XIII Adik Sasongko serta Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali Ahmad Gojali.


Dengan adanya dorongan percepatan vaksinasi PMK dan pengembangan hilirisasi industri peternakan, pemerintah berharap sektor ini dapat semakin kuat, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas