Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Silaturahmi ke Ponpes Walisongo Sragen dan Az-Zayadiyy Surakarta, Dorong Integrasi AI di Pesantren

28 Maret 2026, 17:18 WIB

 

Wapres Gibran Silaturahmi ke Ponpes Walisongo Sragen dan Az-Zayadiyy Surakarta, Dorong Integrasi AI di Pesantren

INDOTORIAL.COM - Masih dalam suasana hangat Hari Raya Idulfitri 1447 H, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah. Agenda ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dengan kalangan ulama dan santri, sekaligus menyampaikan arah kebijakan strategis nasional.


Kunjungan pertama dilakukan ke Pondok Pesantren Walisongo yang berlokasi di Sragen. Setibanya di lokasi, Wapres Gibran disambut dengan antusias oleh para pengurus, santri, serta masyarakat sekitar. Suasana penuh keakraban langsung terasa ketika Wapres menyapa para santri satu per satu dan membagikan bingkisan berupa alat tulis sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan pesantren.


Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas. Selain agenda penyambutan, Wapres juga melakukan pertemuan khusus dengan Pengasuh Ponpes Walisongo, K.H. Ma’ruf Islamuddin, beserta jajaran pengurus.


Wakil Pengasuh Ponpes Walisongo, Muhammad Bahrul Mustawa, mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, para ulama lebih banyak menyampaikan doa dan harapan bagi kepemimpinan nasional agar berjalan dengan amanah.


“Abah lebih banyak mendoakan Mas Gibran, Pak Gibran, Pak Prabowo, dan seluruh jajaran agar dapat menjalankan amanah dengan jujur dan program-programnya berjalan dengan baik,” ujarnya.


Selain mempererat silaturahmi, Wapres Gibran juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah. Beberapa di antaranya meliputi program Makan Bergizi Gratis (MBG), rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, hingga pengadaan rumah haji sebagai fasilitas pendukung ibadah masyarakat.


Menariknya, dalam dialog tersebut, Wapres juga menyoroti pentingnya transformasi pendidikan di pesantren. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengembangan talenta digital nasional, Gibran mendorong agar pesantren mulai mengadopsi teknologi modern dalam kurikulum mereka.


Ia menekankan bahwa selain mempertahankan nilai-nilai keislaman dan tradisi keilmuan klasik, pesantren juga perlu membuka diri terhadap perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotika.


“Mas Gibran menyampaikan agar kegiatan di pesantren tidak hanya berfokus pada aktivitas konvensional, tetapi juga mulai diarahkan pada pengembangan AI dan robotik,” jelas Mustawa.


Usai dari Sragen, Wapres melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Az-Zayadiyy yang berada di Surakarta. Kehadirannya kembali disambut hangat oleh Ketua Ponpes, Rakha, beserta para pengurus dan santri.


Di lokasi ini, Wapres juga menyempatkan diri menyapa langsung para santri sebelum melanjutkan pertemuan dengan Pengasuh Ponpes Az-Zayadiyy, K.H. Abdul Karim atau yang akrab disapa Gus Karim. Pembahasan dalam pertemuan tersebut tidak jauh berbeda dengan diskusi sebelumnya, yakni terkait penguatan peran pesantren dalam pembangunan nasional serta adaptasi terhadap era digital.


Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam bidang teknologi dan inovasi.


Melalui pendekatan yang santai namun substansial, Wapres Gibran ingin memastikan bahwa pesantren tetap relevan di tengah perubahan zaman, sekaligus menjadi pusat pengembangan talenta masa depan Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas