Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Kunjungi Masjid Chodijah Karanganyar, Bahas Stabilitas Nasional hingga Peran Pesantren

28 Maret 2026, 17:16 WIB

 

Wapres Gibran Kunjungi Masjid Chodijah Karanganyar, Bahas Stabilitas Nasional hingga Peran Pesantren

INDOTORIAL.COM - Karanganyar – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Masjid Chodijah Ngadiluwih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/03/2026). Kunjungan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan tokoh agama.


Kehadiran Wapres disambut langsung oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Karanganyar bersama masyarakat setempat yang antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Dalam agenda tersebut, Wapres juga melaksanakan pertemuan silaturahmi dengan Ketua PCNU Karanganyar, K.H. Nuril Huda.


Dalam keterangannya kepada awak media, Kiai Nuril Huda menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan yang dinilai sangat berarti bagi masyarakat Karanganyar, khususnya warga Nahdlatul Ulama.


“Ini merupakan kehormatan besar bagi kami. Kehadiran Bapak Wapres, terlebih secara mendadak, menjadi kebanggaan tersendiri,” ujarnya.


Menurutnya, kunjungan ini tidak hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis terkait berbagai isu nasional yang tengah menjadi perhatian pemerintah.


Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas negara di tengah berbagai tantangan global maupun domestik. Wapres menekankan bahwa situasi yang aman dan stabil menjadi fondasi utama dalam menjalankan pembangunan nasional secara berkelanjutan.


Selain itu, pembahasan juga menyentuh pelaksanaan ibadah haji yang menjadi perhatian rutin pemerintah setiap tahunnya. Wapres memastikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar penyelenggaraan haji berjalan lancar dan sesuai rencana.


“Fokusnya adalah bagaimana menjaga negeri ini tetap kondusif, termasuk memastikan pelaksanaan haji berjalan optimal,” jelas Kiai Nuril.


Tak hanya itu, isu pendidikan juga menjadi topik penting dalam pertemuan tersebut. Wapres menyoroti peran strategis pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan keagamaan sekaligus sosial di Indonesia. Pemerintah, kata dia, berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi pesantren dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.


Dalam konteks global, Wapres juga menyinggung dinamika geopolitik internasional, termasuk perkembangan situasi di Iran. Dalam penjelasannya, pemerintah terus memantau kondisi tersebut dan telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna melindungi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan terdampak.


Langkah perlindungan tersebut mencakup WNI yang bekerja di luar negeri maupun yang tengah menjalankan ibadah umrah, dengan prioritas utama memastikan keselamatan serta kepulangan mereka ke tanah air secara aman.


Kunjungan ke Masjid Chodijah Ngadiluwih ini diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah dan tokoh agama. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di tengah dinamika global yang terus berkembang.


Lebih jauh, kehadiran Wapres juga memberikan pesan bahwa pemerintah terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dalam merumuskan kebijakan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.


Dengan terjalinnya komunikasi yang erat antara pemerintah dan ulama, diharapkan upaya pembangunan nasional dapat berjalan lebih efektif, harmonis, dan berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas