Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Subianto Bahas Konflik Timur Tengah Bersama Tokoh Nasional di Istana Merdeka

4 Maret 2026, 14:38 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto Bahas Konflik Timur Tengah Bersama Tokoh Nasional di Istana Merdeka

INDOTORIAL.COM - Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi dan diskusi strategis bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Selasa malam, 3 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas perkembangan geopolitik global terkini, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang kian memanas.


Dalam suasana yang hangat namun serius, Presiden Prabowo memberikan pemaparan komprehensif terkait dinamika internasional, termasuk perang dan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Diskusi ini menyoroti berbagai implikasi yang mungkin timbul, baik terhadap stabilitas global maupun terhadap kepentingan nasional Indonesia.


Mantan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, mengungkapkan bahwa Presiden secara terbuka menyampaikan update dan briefing mengenai situasi dunia yang terus berkembang cepat.


“Presiden memberikan update, briefing tentang berbagai perkembangan terbaru yang terjadi di dunia, khususnya berkaitan dengan yang selama ini sudah menjadi perhatian banyak di antara kita yaitu mengenai perkembangan perang atau serangan Amerika dan Israel terhadap Iran. Didiskusikan implikasinya apa terhadap kita, terhadap dunia,” ujar Hassan kepada awak media usai pertemuan.


Menurut Hassan, forum diskusi tersebut tidak hanya membahas aspek keamanan dan perdamaian dunia, tetapi juga mengkaji secara mendalam potensi dampak ekonomi global. Salah satu perhatian utama adalah gangguan terhadap rantai pasok energi dunia, termasuk minyak dan gas.


“Didiskusikan tentang implikasinya ini terhadap keseluruhan masalah keamanan dan perdamaian dunia, tapi juga potensi efek dari perang ini terhadap ekonomi dunia khususnya yang menyangkut supply oil, minyak, dan gas. Kita berhitung semua efeknya terhadap kita, termasuk kalkulasi berapa lama perang ini akan berlangsung,” jelasnya.


Isu ketahanan energi dan stabilitas ekonomi menjadi fokus penting dalam diskusi tersebut. Di tengah ketidakpastian global, pemerintah Indonesia dinilai perlu melakukan kalkulasi matang guna menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi fiskal, perdagangan, maupun keamanan energi.


Presiden Prabowo juga disebut menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan para tokoh bangsa. Ia menganggap dialog lintas generasi dan lintas kepemimpinan sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dunia yang semakin terpolarisasi.


“Presiden sangat terbuka dalam menanggapi usul-usul pemikiran dari para peserta. Ini bentuk komunikasi yang sehat dan penting,” tambah Hassan.


Terkait sikap Indonesia terhadap konflik tersebut, Hassan menegaskan bahwa tindakan militer yang terjadi dinilai sebagai langkah sepihak yang tidak memiliki mandat internasional yang jelas. Dalam konteks diplomasi global, Indonesia tetap konsisten mendorong penyelesaian damai dan penghormatan terhadap hukum internasional.


Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono.


Hadir pula para mantan Menteri Luar Negeri, ketua umum partai politik koalisi, Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.


Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, langkah Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi lintas tokoh ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memilih jalur dialog, kebersamaan, dan perhitungan matang dalam merespons krisis internasional.


Indonesia menegaskan diri sebagai bangsa yang tenang menghadapi tantangan global, solid di dalam negeri, dan tetap konstruktif di panggung internasional. Forum silaturahmi ini sekaligus menunjukkan bahwa stabilitas nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi hasil sinergi seluruh elemen bangsa.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas