Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Cek Kesiapan Energi dan Pangan Jelang Lebaran, Stok Dipastikan Aman

5 Maret 2026, 15:33 WIB

 

Presiden Prabowo Cek Kesiapan Energi dan Pangan Jelang Lebaran, Stok Dipastikan Aman

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk memastikan kesiapan energi dan pangan menjelang Lebaran. Pemerintah memastikan stok BBM, LPG, dan beras aman serta harga tetap terkendali.


Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (4/3/2026), guna memastikan kesiapan sektor energi dan pangan menjelang perayaan Idulfitri. Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan hingga Lebaran dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok maupun energi.


Dalam pertemuan tersebut, pemerintah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi stok energi nasional, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, serta memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di berbagai daerah.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.


“Baik saya maupun Pak Zul sudah menyampaikan kepada Presiden, dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau,” ujar Bahlil kepada awak media usai rapat terbatas tersebut.


Menurut Bahlil, Presiden Prabowo memberikan arahan khusus agar seluruh kementerian dan lembaga terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Pengawasan tersebut penting untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.


Ia menegaskan bahwa pasokan energi harus dipastikan tetap stabil, terutama untuk BBM dan LPG yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.


“Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran, terutama menyangkut dengan energi. BBM tidak boleh ada yang langka, kemudian LPG juga harus tersedia, kemudian pangan juga harus dipastikan aman,” jelasnya.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa kondisi pasokan pangan nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar.


Zulkifli menegaskan bahwa cadangan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam jumlah yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran.


“Aman, stok aman. Kan kita beras cukup. Stok sekitar 4 juta ton, lebih dari cukup,” ungkapnya.


Pemerintah juga memperhitungkan potensi dampak dari dinamika global terhadap rantai pasok pangan. Namun, menurut Zulhas—sapaan akrab Zulkifli Hasan—Indonesia saat ini memiliki cadangan yang cukup kuat sehingga tidak perlu ada kekhawatiran terkait ketersediaan bahan pangan utama.


Langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.


Setiap tahun, kebutuhan energi dan pangan biasanya meningkat signifikan menjelang Lebaran, terutama karena meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas perjalanan mudik, serta konsumsi rumah tangga. Oleh karena itu, pemerintah menilai penting untuk melakukan koordinasi sejak dini agar distribusi berjalan lancar.


Melalui rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.


Dengan kesiapan stok energi, BBM, LPG, serta cadangan pangan yang memadai, pemerintah optimistis masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok maupun lonjakan harga di pasaran.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas