Iklan

Iklan

,

Iklan

Komitmen Prabowo Dorong Transformasi Ekonomi dan Energi Hijau, Indonesia Siap Perkuat Kemitraan Global

31 Maret 2026, 16:57 WIB

 

Komitmen Prabowo Dorong Transformasi Ekonomi dan Energi Hijau, Indonesia Siap Perkuat Kemitraan Global

INDOTORIAL.COM - TOKYO, – Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam menjalankan transformasi ekonomi secara menyeluruh, memperkuat kemitraan strategis, serta mempercepat transisi menuju energi hijau. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kunci pada Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang digelar di Tokyo, Senin (30/3/2026).


Dalam pidatonya, Presiden menyoroti pentingnya transformasi energi sebagai langkah strategis untuk menghadapi ketidakpastian global, termasuk dinamika geopolitik yang terus berkembang, khususnya di kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa Indonesia tengah melakukan percepatan besar dalam pengembangan energi bersih dan terbarukan.


“Dalam tiga tahun ke depan, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya. Bagi kami, ini lebih mendesak karena situasi yang kami lihat,” ujar Presiden Prabowo.


Target ambisius tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Selain energi surya, Presiden juga menyoroti potensi besar energi panas bumi yang dimiliki Indonesia—salah satu yang terbesar di dunia.


Tak hanya itu, pengembangan bahan bakar nabati juga menjadi fokus utama. Pemerintah saat ini tengah mendorong peningkatan campuran biodiesel dari 40 persen menjadi 50 persen, serta mengembangkan bahan bakar berbasis etanol dan berbagai komoditas nabati lainnya, termasuk kelapa sawit.


“Dengan upaya-upaya ini, kita akan berada dalam posisi yang aman untuk menghadapi ketidakpastian apa pun yang ada,” tegasnya.


Dalam konteks global, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa dunia saat ini berada dalam situasi yang penuh risiko dan ketidakpastian. Oleh karena itu, menjaga hubungan ekonomi yang rasional menjadi kunci penting bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.


Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan sistem ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional dan kemitraan global. Sejalan dengan hal tersebut, Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan prinsip persahabatan yang luas.


“Filosofi kami adalah 1.000 teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Indonesia berada dalam posisi yang nyaman karena kami tidak memiliki musuh,” ungkap Presiden.


Presiden juga menekankan bahwa dalam kondisi geopolitik yang semakin kompleks, negara yang mampu menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk kekuatan besar dunia, akan memiliki posisi yang lebih strategis. Dalam hal ini, hubungan Indonesia dengan Jepang disebut sebagai salah satu kemitraan strategis yang perlu terus diperkuat.


Selain isu global dan energi, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efisien, dan transparan sebagai bagian dari tuntutan masyarakat.


“Rakyat kita menuntut tata pemerintahan yang baik, bersih, dan efisien. Saya bertekad melanjutkan mandat tersebut,” ujarnya.


Lebih lanjut, transformasi ekonomi Indonesia juga diarahkan pada peningkatan nilai tambah melalui industrialisasi. Pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan mendorong pengembangan industri dalam negeri guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Tak kalah penting, Presiden juga menegaskan komitmen terhadap perlindungan lingkungan, khususnya hutan. Ia menyerukan pentingnya reboisasi besar-besaran sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem global.


“Hutan kita harus dilindungi. Ini bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” tegasnya.


Dengan visi besar dan strategi yang terarah, Indonesia kini semakin menunjukkan posisinya sebagai kekuatan baru di kancah global. Transformasi ekonomi, percepatan energi hijau, serta penguatan kemitraan internasional menjadi fondasi utama menuju masa depan yang berkelanjutan dan inklusif.


Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang stabil, terbuka, dan menjanjikan bagi dunia di tengah perubahan global yang dinamis.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas