Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Pembenahan Nasional, Dorong Gerakan ASRI dan Indonesia Incorporated

18 Februari 2026, 17:17 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Pembenahan Nasional, Dorong Gerakan ASRI dan Indonesia Incorporated

INDOTORIAL.COM  - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor strategis nasional, termasuk kebersihan lingkungan yang menjadi perhatian utama. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).


Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa Indonesia harus berani melakukan perubahan nyata dan terukur, mulai dari tingkat desa hingga ibu kota negara. Menurutnya, pembenahan lingkungan bukan lagi sekadar program tambahan, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan nasional.


“Termasuk kebersihan setiap desa, kecamatan, kota, kabupaten, ibu kota provinsi, dan ibu kota negara. Saya minta dalam waktu sesingkat-singkatnya kita akan buktikan,” tegas Presiden.


Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan


Salah satu sorotan utama Presiden adalah persoalan pengelolaan sampah yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Presiden Prabowo menekankan pentingnya sistem pengolahan sampah yang terintegrasi dan berbasis teknologi ramah lingkungan.


Menurutnya, pendekatan konvensional dengan mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan kota dan desa yang terus berkembang. Pemerintah, kata Presiden, akan mendorong penggunaan alat daur ulang dan pemusnah sampah berskala kecil yang tidak merusak lingkungan dan tidak menimbulkan bau.


Presiden juga mengapresiasi sejumlah lembaga pendidikan yang telah mengembangkan teknologi pengolahan sampah skala kecil. Ia berharap perangkat tersebut dapat tersedia di setiap kelurahan dan kecamatan, sehingga penyelesaian sampah bisa dilakukan langsung di tingkat paling bawah.


“Tidak perlu jauh-jauh ke TPA. Sampah diselesaikan di tingkat yang terendah. Ini kita akan laksanakan tahun ini juga,” ujarnya optimistis.


Untuk skala besar, pemerintah disebut tengah menjajaki teknologi terbaik agar pengelolaan sampah nasional dapat berjalan efektif, modern, dan berkelanjutan.


Gerakan ASRI dan Modernisasi Tata Kota


Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo memperkenalkan gerakan nasional bertajuk “ASRI”, akronim dari aman, sehat, resik, dan indah. Gerakan ini menjadi simbol arah baru pembangunan berbasis lingkungan yang lebih terstruktur dan sistematis.


Gerakan ASRI diharapkan mampu mendorong perubahan budaya kebersihan masyarakat sekaligus mempercepat transformasi tata kelola kota dan desa yang lebih modern. Presiden juga menyampaikan rencana “gentengisasi” di seluruh desa, kecamatan, dan kota-kota besar sebagai bagian dari upaya pembenahan infrastruktur permukiman.


Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, tertata, dan mendukung kualitas hidup masyarakat Indonesia.


Stabilitas Nasional dan Jaminan Investasi


Selain isu lingkungan, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya stabilitas nasional sebagai fondasi pembangunan ekonomi. Ia menekankan bahwa keamanan dan kepastian hukum menjadi faktor utama dalam menarik investasi dan menjaga kepercayaan global terhadap Indonesia.


Presiden mengingatkan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan negara dan menghormati perjanjian internasional.


“Indonesia belum pernah default dalam sejarah kita. Kita selalu hormati perjanjian pemerintah-pemerintah terdahulu. Kita terbuka untuk investasi dari manapun,” kata Presiden.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bagi investor bahwa Indonesia tetap menjadi negara yang kredibel dan terbuka dalam kerja sama ekonomi global.


Strategi Besar “Indonesia Incorporated”


Menutup pidatonya, Presiden Prabowo memperkenalkan visi besar bertajuk “Indonesia Incorporated”. Strategi ini menekankan kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih maju.


Konsep ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang bersih dan adil, sekaligus memastikan perlindungan bagi kelompok paling lemah dan masyarakat miskin.


“Arah pembangunan nasional tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada transformasi lingkungan, tata kelola kota yang modern, serta stabilitas nasional,” tegas Presiden.


Dengan berbagai inisiatif tersebut, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia tidak lagi menjadi “raksasa yang tertidur”, melainkan bangkit sebagai negara besar yang mampu berdiri kokoh dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya.


Langkah pembenahan nasional ini menjadi momentum penting menuju Indonesia yang berkelanjutan, modern, dan kompetitif di tingkat global.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas