Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Pengungsi dan Percepatan Pemulihan

9 Januari 2026, 12:27 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Pengungsi dan Percepatan Pemulihan

INDOTORIAL.COM - Banjar – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026), usai meninjau wilayah terdampak banjir di Kabupaten Balangan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana banjir berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dengan baik.


Peninjauan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam hal penguatan perlindungan sosial, respons cepat terhadap krisis, dan penanganan bencana secara terpadu antara pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran Wapres di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.


Di Kabupaten Banjar, Wapres Gibran mengunjungi posko pengungsian di halaman eks Puskesmas Kecamatan Sungai Tabuk. Setibanya di lokasi, Wapres langsung menyapa para pengungsi, berdialog dengan warga, serta mendengarkan secara langsung berbagai keluhan dan kebutuhan selama berada di pengungsian. Mulai dari kebutuhan logistik, layanan kesehatan, hingga kondisi tempat tinggal sementara menjadi perhatian utama.


Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta penyandang disabilitas. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan layanan dasar tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat.


“Warga yang mengungsi, terutama lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kaum disabilitas, harus benar-benar diperhatikan. Pastikan dapur umum menyediakan makanan tiga kali sehari dan posko kesehatan tetap aktif 24 jam,” tegas Wapres di hadapan petugas dan relawan.


Tak hanya itu, Wapres juga menyoroti pentingnya ketersediaan obat-obatan, air bersih, sanitasi, dan fasilitas pendukung lainnya guna mencegah munculnya penyakit akibat banjir yang berkepanjangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat, atas arahan langsung Presiden, berkomitmen untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus proses pemulihan pascabencana.


“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki oleh pemerintah. Untuk sementara Bapak-Ibu tetap di sini dulu, dan pemulihan akan kita percepat,” ujar Wapres, memberikan ketenangan kepada warga terdampak.


Usai dari posko pengungsian, Wapres Gibran melanjutkan peninjauan ke dapur umum, memastikan proses penyediaan dan distribusi makanan bagi para pengungsi berjalan lancar. Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke permukiman warga yang masih tergenang banjir. Dengan menggunakan perahu karet, Wapres menyusuri kawasan terdampak, melihat langsung kondisi rumah warga, serta menyerap aspirasi masyarakat di lapangan.


Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada 9 kecamatan dan 121 desa. Tercatat sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah masih terendam air. Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.


Kunjungan ini diharapkan mampu mempercepat koordinasi lintas sektor dalam penanganan banjir di Kalimantan Selatan, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Banjar, Wapres Gibran bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor untuk kembali ke Jakarta. Pemerintah menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat hingga proses pemulihan selesai dan kondisi kembali normal.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas