Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Terima Audiensi Pekerja Seni, Dorong Transparansi dan Bantuan Nyata untuk Korban Bencana Sumatra

6 Januari 2026, 11:38 WIB

 

Wapres Gibran Terima Audiensi Pekerja Seni, Dorong Transparansi dan Bantuan Nyata untuk Korban Bencana Sumatra

INDOTORIAL.COM - Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi para pekerja seni dan pelaku industri kreatif di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Senin (5/1/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatra.


Audiensi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan bencana secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Pemerintah, kata Gibran, terus mendorong pendekatan berbasis kebutuhan riil masyarakat dengan mengedepankan prinsip gotong royong, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan penyaluran bantuan.


Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan harus dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Oleh karena itu, ia mendorong agar bantuan lebih diutamakan dalam bentuk barang atau kebutuhan pokok sesuai kondisi di lapangan, ketimbang bantuan tunai yang kerap menghadapi kendala distribusi dan pemanfaatan.


“Bantuan harus benar-benar sampai dan bisa langsung digunakan. Transparansi dan akuntabilitas itu kunci, supaya kepercayaan publik tetap terjaga,” ujar Gibran dalam keterangannya.


Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada para seniman, budayawan, serta pelaku industri kreatif yang selama ini aktif menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap korban bencana di Sumatra. Menurutnya, peran pekerja seni sangat penting dalam menggerakkan empati publik sekaligus menggalang dukungan nyata bagi masyarakat terdampak.


Berbagai inisiatif kemanusiaan yang digagas oleh komunitas kreatif pun mendapat sorotan positif. Di antaranya penggalangan dana mandiri, konser amal bertajuk “100 Musisi Heal Sumatera”, hingga donasi yang disalurkan dari hasil pendapatan film Timur. Upaya-upaya tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat pemulihan pascabencana.


“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatra,” kata Gibran.


Selain membahas penyaluran bantuan, audiensi ini juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik terkait langkah-langkah penanganan bencana yang telah dan sedang dilakukan pemerintah. Hal ini dinilai penting agar masyarakat mengetahui bahwa negara hadir dan bekerja secara aktif di lapangan.


Pekerja seni dr. Tompi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan bahwa banyak program pemerintah yang sebenarnya sudah berjalan, namun belum tersampaikan secara luas ke masyarakat.


“Banyak hal baik yang tadi disampaikan Pak Wapres. Programnya ternyata sudah banyak berjalan, cuma mungkin informasinya belum sampai ke publik. Kami memberi masukan supaya disiarkan, supaya masyarakat tahu bahwa negara tidak diam,” ujarnya.


Audiensi juga membahas keberlanjutan bantuan ke depan, termasuk rencana pengiriman bantuan jangka menengah, dukungan layanan kesehatan bagi korban bencana, serta program-program sosial yang direncanakan berjalan hingga bulan Ramadan.


Selain dr. Tompi, audiensi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pekerja seni lainnya, seperti Melaney Ricardo, Iko Uwais, serta para pemain film Timur yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan.


Melalui pertemuan ini, pemerintah berharap sinergi antara negara dan komunitas kreatif dapat terus diperkuat, sehingga penanganan bencana tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga transparan dan berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas