Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang Agam, Pastikan Penanganan Bencana Dipercepat Sesuai Arahan Presiden Prabowo

5 Desember 2025, 11:01 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang Agam, Pastikan Penanganan Bencana Dipercepat Sesuai Arahan Presiden Prabowo

INDOTORIAL.COM – Untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini merupakan rangkaian peninjauan Wapres di beberapa provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi, termasuk Sumatra Utara dan Aceh.


Sebagaimana diketahui, sejumlah wilayah di barat Indonesia mengalami bencana banjir bandang dan tanah longsor dalam sepekan terakhir. Dampaknya bukan hanya merusak permukiman dan infrastruktur, tetapi juga memakan korban jiwa serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah lebih dulu meninjau lokasi bencana dan menginstruksikan percepatan penanganan, terutama distribusi bantuan, pembukaan akses wilayah terisolasi, serta pemulihan layanan energi, komunikasi, dan infrastruktur dasar. Kunjungan Wapres Gibran menjadi tindak lanjut langsung dari arahan tersebut.


Tinjau Desa Salareh Aia yang Rusak Parah


Wapres memulai agenda dari Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan—salah satu kawasan yang paling parah diterjang banjir bandang pada 27 November 2025. Karena akses menuju desa masih sangat terbatas, rombongan Wapres harus melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor.


Setibanya di lokasi, kerusakan terlihat jelas. Rumah-rumah warga luluh lantak, lumpur setinggi lutut menutupi halaman dan jalan desa, serta puing-puing kayu besar berserakan di berbagai titik. Letak desa yang berada di cekungan perbukitan membuatnya menjadi jalur aliran material banjir yang datang secara tiba-tiba.


Pastikan Bantuan Mengalir dan Pengungsian Tertangani


Usai meninjau permukiman, Wapres menuju dapur umum dan posko pengungsian yang dikelola Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Di posko tersebut, Gibran memastikan bahwa distribusi bantuan logistik berjalan dengan baik, termasuk makanan siap saji, sanitasi, serta layanan dasar lainnya.


Wapres juga menyempatkan berdialog dengan para pengungsi dan membagikan bantuan berupa sembako, selimut, perlengkapan kebersihan, hingga mainan untuk anak-anak.


“Salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo. Duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Bapak-Ibu tidak sendiri. Kami diperintah Presiden untuk mempercepat pemulihan pascabencana ini,” ujar Gibran di hadapan para pengungsi.


Ia menegaskan bahwa distribusi logistik akan dipercepat melalui jalur darat, laut, dan udara. Perbaikan akses vital seperti komunikasi, puskesmas, sekolah, jembatan, dan jalan juga menjadi prioritas agar proses pemulihan berjalan efektif.


Wapres memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. “Mohon dipastikan kebutuhan mereka terpenuhi dan mendapatkan prioritas,” tegasnya.


3 Provinsi dalam Satu Hari


Gibran menjelaskan bahwa pihaknya telah mencatat berbagai masukan dari masyarakat dan akan segera melaporkannya kepada Presiden. “Hari ini kami mengunjungi tiga provinsi. Tujuannya jelas: mempercepat pemulihan, terutama untuk anak-anak dan layanan dasar masyarakat,” ungkapnya.


Bupati Agam: Masih Ada Korban Belum Ditemukan


Bupati Agam Benni Warlis melaporkan bahwa beberapa kecamatan masih terisolasi akibat jalan yang terputus. Selain itu, masih terdapat korban yang belum ditemukan.


“Kami membutuhkan tambahan alat berat untuk pencarian korban dan membuka jalan-jalan yang tertimbun longsor,” jelasnya.


Benni menegaskan bahwa wilayah Agam memang rawan bencana karena kondisi geografis pegunungan dan pesisir. Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk proses pemulihan jangka panjang.


Hingga saat ini, tercatat 132 orang meninggal dunia, 71 orang hilang, dan ribuan warga mengungsi akibat bencana di Kabupaten Agam.


Usai peninjauan, Wapres Gibran melanjutkan agenda menuju wilayah terdampak lain di Kabupaten Tapanuli Selatan menggunakan helikopter Super Puma.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas