Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Peran Ormas dalam Percepatan Pembangunan Nasional

3 November 2025, 20:58 WIB

 

Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Peran Ormas dalam Percepatan Pembangunan Nasional

Indotorial.com, - Semarang, 2 November 2025 — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran aktif organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan nasional. Kolaborasi antara pemerintah dan ormas dinilai menjadi kunci terwujudnya tata kelola pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berlandaskan kekuatan sosial masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Jalan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Minggu (2/11/2025).


Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan visi, misi, dan program-program pembangunan nasional. Ia menilai kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti GP Ansor, menjadi langkah penting agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.


“Pemerintah butuh mitra yang mengakar kuat di masyarakat dan mau terjun ke masyarakat. Pemerintah butuh anak muda yang semangat kemajuan, dan di sinilah peran GP Ansor sudah terbukti sebagai organisasi anak muda yang memegang teguh nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Wapres.


Lebih lanjut, Gibran mendorong GP Ansor untuk terus bersinergi dalam mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.


“Mohon dikawal program-program seperti MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Bantuan Sosial, pastikan terdistribusi baik dan tepat sasaran,” imbuhnya.


Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader GP Ansor atas dedikasinya menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.


“Salam hangat dari Presiden Prabowo yang baru pulang dari Korea untuk melaksanakan tugas-tugas kenegaraan. Beliau titip pesan terima kasih untuk komitmen selama ini dalam menjaga persatuan serta nilai keislaman dan kebangsaan,” tuturnya.


Menatap tantangan masa depan, Wapres mengingatkan agar generasi muda Ansor tidak hanya memiliki akhlak yang baik dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.


“Anak-anak muda Ansor akhlaknya pasti baik, ngajinya baik, tapi harus diimbangi dengan ilmu-ilmu yang bisa menjawab tantangan zaman. Kita ingin mencetak santri-santri ahli blockchain, artificial intelligence, robotik, dan biotek,” jelasnya.


Wapres menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang luas bagi organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti GP Ansor untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.


“Selamat kepada seluruh PW GP Ansor Jateng Periode 2025–2029. Selamat bertugas, semoga selalu membawa semangat dan energi baru dalam pengabdian bagi organisasi, umat, dan negeri,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan bahwa pihaknya akan terus menyiapkan kader muda yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman.


“Ruang lingkup kader Ansor, selain konsentrasi soal keagamaan dan kaderisasi, diarahkan agar seluruh kader memiliki inovasi, SDM yang maju, dan menjadi katalisator pembangunan anak muda di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar kehadiran Ansor benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Harus menjadi kader produktif penggerak kelompok usaha gotong royong dengan semua pihak — Dandim, Polsek, Kelurahan, Gubernur, dan seluruh mitra — sesuai semangat undang-undang kita,” tambahnya.


Sebagai informasi, Muchammad Shidqon Prabowo terpilih sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah untuk masa khidmat 2025–2029 melalui Konferensi Wilayah yang dilaksanakan pasca-Kongres XVI GP Ansor tahun 2024.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Ketua PW NU Jateng Abdul Ghafar Rozin.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas