Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Tegaskan Kehadiran Airbus A400M Perkuat Kapabilitas TNI dan Misi Kemanusiaan

3 November 2025, 21:09 WIB

 

Presiden Prabowo: Kehadiran Airbus A400M Perkuat Kapabilitas TNI dan Misi Kemanusiaan

Indotorial.com, - Jakarta, 3 November 2025 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kedatangan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 akan menjadi tambahan penting dalam memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik dalam bidang pertahanan maupun misi kemanusiaan.


“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11/2025).


Presiden Prabowo menekankan bahwa dengan luas wilayah Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau, kemampuan udara menjadi elemen vital bagi keamanan dan pembangunan nasional. “Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Sangat penting. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.


Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa Airbus A400M memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi tanker udara, sehingga memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi TNI Angkatan Udara.


Selain memperkuat sektor pertahanan, pesawat tersebut juga akan berperan penting dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Pemerintah, kata Prabowo, menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara untuk memperkuat kapasitas tanggap darurat nasional.


“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” tutur Presiden.


Presiden Prabowo juga menekankan bahwa peningkatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan mencerminkan peran aktif Indonesia sebagai bagian dari komunitas global. Ia mencontohkan partisipasi Indonesia dalam berbagai operasi bantuan internasional, seperti pengiriman bantuan ke Turki saat gempa bumi besar dan keikutsertaan tim medis Indonesia di Gaza bersama Persatuan Emirat Arab.


“Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu, juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” tandasnya.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas