Iklan

Iklan

,

Iklan

Empat Infrastruktur Strategis Diresmikan Presiden Prabowo: Konektivitas Melesat, Mobilitas Publik Makin Lancar

20 November 2025, 10:02 WIB

 

Empat Infrastruktur Strategis Diresmikan Presiden Prabowo: Konektivitas Melesat, Mobilitas Publik Makin Lancar

INDOTORIAL.COM – Empat infrastruktur strategis yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 19 November 2025, menandai babak baru pembangunan konektivitas nasional. Peresmian yang dilakukan secara hybrid bersamaan dengan Jembatan Kabanaran, Bantul, DIY ini bukan sekadar seremoni. Setiap proyek yang dihadirkan membawa perubahan nyata bagi mobilitas masyarakat, efisiensi logistik, hingga penguatan ekonomi daerah.


Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam laporannya menyebut bahwa pembangunan jembatan, flyover, dan underpass menjadi simbol penting dari upaya meningkatkan keterhubungan antarwilayah.

“Jembatan, flyover, underpass merupakan representasi konektivitas, Pak, dan sejalan dengan astacita Bapak Presiden, yaitu astacita yang ketiga,” ujarnya. Menurutnya, penguatan konektivitas menjadi fondasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Underpass Joglo Surakarta: Mengurai Macet Hingga 89 Persen


Di Surakarta, Jawa Tengah, Underpass Joglo resmi menjadi jalur baru yang mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Joglo. Proyek sepanjang 450 meter—dengan total penanganan 1.025 meter—dibangun dengan anggaran Rp284,7 miliar dan menyerap 1.658 tenaga kerja.


Dampaknya terasa instan: waktu tempuh berkurang hingga 89 persen, kecepatan kendaraan naik 300 persen, dan biaya operasional turun 38 persen. Infrastruktur ini kini menjadi koridor vital yang mempermudah aktivitas masyarakat sekaligus memperlancar arus barang dan jasa.


Flyover Canguk Magelang: Jalur Pariwisata Borobudur-Yogyakarta Makin Lancar


Bergeser ke Kota Magelang, Flyover Canguk hadir sebagai titik penting dalam konektivitas kawasan wisata Borobudur–Yogyakarta–Prambanan. Jalan layang dengan panjang struktur 16 meter dan panjang jalan utama 781,29 meter ini dibangun dengan biaya Rp99,6 miliar dalam 395 hari, serta melibatkan 528 tenaga kerja.


Keberadaan flyover ini menghapus kemacetan yang selama ini terjadi di jalur utama tersebut. Tidak hanya mempercepat mobilitas, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi signifikan—khususnya bagi angkutan barang—dengan penurunan biaya operasional truk berat hingga 92,94 persen.


Underpass Gatot Subroto Medan: Modernisasi Lalu Lintas Kota


Di Sumatera Utara, Underpass Gatot Subroto memberikan wajah baru bagi Simpang Manhattan, salah satu simpul tersibuk di Kota Medan. Dibangun sepanjang 750 meter dengan lebar 19,8 meter, proyek senilai Rp217,83 miliar ini melibatkan 1.154 tenaga kerja selama 463 hari pengerjaan.


Hasilnya terasa nyata: waktu tempuh berkurang 74 persen, kecepatan kendaraan meningkat 167 persen, dan biaya operasional turun hingga 30 persen. Selain menjadi solusi kemacetan, underpass ini juga memperkuat citra Medan sebagai kota metropolitan modern.


Jembatan Sungai Sambas Besar: Rekor Nasional dan Efisiensi Logistik


Kisah yang tak kalah menarik datang dari Kalimantan Barat. Jembatan Sungai Sambas Besar memecahkan dua rekor sekaligus: jembatan network tied arc terpanjang di Indonesia, dan proyek pertama yang menggunakan Metode Telescopic Struut di Tanah Air.


Dengan panjang 1.262,6 meter dan jalan pendekat 1.342,4 meter, jembatan senilai Rp479,77 miliar ini dibangun dalam 1.119 hari dan menyerap 2.543 tenaga kerja. Manfaatnya sangat signifikan: waktu tempuh antara Kecamatan Tebas dan Tekarang terpangkas hingga dua jam, biaya operasional kendaraan turun 14,52 persen, dan efisiensi logistik mencapai lebih dari 90 persen. Dampak lanjutan yang diharapkan adalah turunnya harga komoditas serta peningkatan nilai ekonomi kawasan strategis pariwisata Paloh–Aruk.


Empat infrastruktur ini membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya soal beton dan baja, tetapi tentang mempermudah hidup masyarakat. Setiap menit waktu tempuh yang terpangkas dan setiap biaya logistik yang dipangkas adalah bukti bahwa konektivitas nasional semakin tangguh—mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang baru di seluruh penjuru negeri.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas