Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Paparkan Capaian Investasi, Lapangan Kerja, dan Pariwisata dalam Sidang Kabinet

21 Oktober 2025, 21:24 WIB

 

Presiden Prabowo Paparkan Capaian Investasi, Lapangan Kerja, dan Pariwisata dalam Sidang Kabinet

Indotorial.com, - Jakarta, 20 Oktober 2025 — Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian penting pemerintah dalam bidang investasi, ketenagakerjaan, dan pariwisata dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).


Presiden menegaskan bahwa berbagai program strategis pemerintah berhasil memperkuat daya saing ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dalam laporannya, Kepala Negara menyampaikan bahwa realisasi investasi sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp1.434 triliun, meningkat 13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut berhasil menciptakan 1,9 juta lapangan pekerjaan baru.


“Target investasi tercapai bulan September yang lalu. Ini saya kira suatu prestasi, juga menunjukkan bahwa iklim investasi kita masih diminati oleh banyak negara,” ujar Presiden Prabowo.


Presiden juga menyoroti dampak besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Program ini menggandeng hampir 18.895 UMKM, koperasi, dan BUMDes dalam rantai pasok bahan pangan.


Program MBG bahkan mendapat apresiasi dari Rockefeller Institute karena dianggap memberikan dampak ekonomi yang signifikan.


“Mereka menghitung satu dolar yang dikucurkan untuk program MBG ini menghasilkan return antara lima hingga 37 dolar. Ini luar biasa besar dampaknya,” kata Presiden.


Dalam bidang ketenagakerjaan, pemerintah mencatat kenaikan upah minimum provinsi sebesar 6,5 persen, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada pekerja sektor informal, termasuk 4 juta pengemudi ojek daring yang tahun ini untuk pertama kalinya menerima bonus Hari Raya.


“Kita terus berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan ojol agar pelayanan dan efisiensi meningkat, serta pengemudi terlindungi,” ungkapnya.


Sementara itu, sektor pariwisata juga menunjukkan kinerja positif. Jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia meningkat 12 persen menjadi 14,8 juta kunjungan sepanjang 2025. Capaian ini diperkuat dengan 33 hotel dan resor Indonesia yang memperoleh pengakuan bintang Michelin.


“Ini menunjukkan bahwa kelas pariwisata kita sudah di level dunia. Kita patut bangga,” ujar Presiden.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas