Iklan

Iklan

,

Iklan

Pemerintah Fokus Perluas Lapangan Kerja Lewat Program Paket Ekonomi

16 September 2025, 17:14 WIB

 

Pemerintah Fokus Perluas Lapangan Kerja Lewat Program Paket Ekonomi

Indotorial.com, - Jakarta, 15 September 2025 — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas lapangan kerja nasional melalui program paket ekonomi penyerapan tenaga kerja. Komitmen ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9).


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian pada sejumlah program strategis yang diproyeksikan memberi dampak langsung terhadap penyediaan lapangan kerja.


Salah satu yang menjadi sorotan adalah program koperasi desa merah putih. “Yang pertama tentu koperasi desa merah putih itu ada 80 ribu, karyawan baru diperkirakan bisa menyerap 681 ribu dan targetnya sampai sejuta orang di bulan Desember,” ujar Airlangga usai rapat.


Selain itu, pemerintah juga mendorong program kampung nelayan merah putih. Tahun ini ditargetkan pembangunan 100 desa nelayan yang diperkirakan dapat menyerap 8.645 tenaga kerja. Dalam jangka panjang, pembangunan 4.000 titik kampung nelayan diharapkan mampu menciptakan hingga 200 ribu lapangan kerja.


Di sektor kelautan, pemerintah menyiapkan revitalisasi tambak di kawasan Pantura seluas 200 hektare. Program ini diproyeksikan dapat menyerap hingga 168 ribu tenaga kerja. Upaya modernisasi armada kapal nelayan juga masuk dalam agenda dengan penyediaan 1.000 kapal yang diperkirakan mampu menciptakan 200 ribu lapangan kerja baru.


Airlangga menjelaskan, kapal-kapal tersebut terdiri atas berbagai ukuran, mulai dari 30 GT hingga 2.000 GT. “Unitnya untuk KN Koperasi Merah Putih, 30 GT 1.000 unit, 150 GT 200 unit, 200 GT 200 unit, 300 GT 170 unit, 600 GT 10 unit, dan 2.000 GT 2 unit untuk pelaku usaha existing BUMN atau Jaladri,” jelasnya.


Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga menaruh perhatian pada program perkebunan rakyat. Melalui penanaman kembali (replanting) seluas 870 ribu hektare lahan, program ini ditargetkan mampu membuka lebih dari 1,6 juta lapangan kerja. Komoditas prioritas yang dikembangkan meliputi tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala.


Dengan berbagai program strategis ini, pemerintah optimistis penyerapan tenaga kerja dapat meningkat signifikan hingga akhir 2025.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas