Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Pemerintah Siapkan Bantuan Kuartal IV 2026, Ada Bansos Pangan dan Subsidi Upah

1 Oktober 2026, 21:06 WIB

 

Pemerintah Siapkan Bantuan Kuartal IV 2026, Ada Bansos Pangan dan Subsidi Upah

INDOTORIAL.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah program bantuan untuk masyarakat yang akan dilaksanakan pada kuartal keempat atau tiga bulan terakhir tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.


Program bantuan pemerintah tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Beberapa program yang dibahas meliputi pembukaan rekening bagi masyarakat, bantuan pangan berupa beras, serta pemberian kembali bantuan subsidi upah bagi pekerja.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah saat ini tengah mematangkan berbagai program bantuan yang akan diberikan pada kuartal keempat 2026.


“Hari ini tadi rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan program-program bantuan pemerintah yang disiapkan untuk kuartal keempat,” ujar Airlangga dalam keterangan pers seusai rapat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.


Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening bagi Warga di Atas 17 Tahun


Salah satu program yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut adalah pembukaan rekening bagi warga negara yang telah berusia di atas 17 tahun. Program ini diarahkan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.


Kelompok desil tersebut menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Saat ini, pemerintah masih melakukan verifikasi dan pencocokan data untuk memastikan jumlah calon penerima program.


Airlangga mengatakan, jumlah penerima masih dalam proses cross-check bersama kementerian dan lembaga terkait.


“Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat, antara lain pembukaan rekening kepada warga negara yang di atas 17 tahun dan diarahkan pada desil sampai dengan desil 4. Nah nanti angkanya sedang di cross-check dengan kementerian terkait,” jelasnya.


Tahap verifikasi data menjadi bagian penting agar program bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.


Bantuan Pangan Beras untuk 33,2 Juta Keluarga


Selain pembukaan rekening, pemerintah juga mengonfirmasi program bantuan pangan berupa beras. Bantuan tersebut diberikan sebanyak 10 kilogram beras selama tiga bulan kepada keluarga penerima manfaat.


Program bantuan pangan ini menyasar 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.


Menurut Airlangga, kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan program bantuan pangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp17,5 triliun.


“Yang kedua konfirmasi bantuan pangan yang besarnya 10 kilogram untuk 3 bulan dan nanti akan diserahkan 1 kali untuk Oktober dan Desember. Dan ini diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Ini desilnya 1 sampai 4 dan kebutuhan anggarannya kira-kira Rp17,5 triliun,” kata Airlangga.


Bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Beras sebagai salah satu kebutuhan utama masyarakat menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk menjaga konsumsi rumah tangga.


Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mempertahankan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun 2026.


Subsidi Upah Kembali Diberikan kepada 13,3 Juta Pekerja


Program berikutnya yang dibahas adalah pemberian kembali Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja. Pemerintah menyiapkan bantuan tersebut untuk periode tiga bulan.


Airlangga menjelaskan, nilai bantuan subsidi upah ditetapkan sebesar Rp300 ribu per bulan. Dengan demikian, bantuan untuk periode tiga bulan diberikan sekaligus dengan nilai total Rp900 ribu per pekerja, sesuai mekanisme yang disiapkan pemerintah.


Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 13,3 juta pekerja.


“Dan yang ketiga adalah pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah, di mana bantuan subsidi upah ini diberikan 1 kali untuk 3 bulan dan perbulannya sebesar 300 ribu dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja. Dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun,” ujar Airlangga.


Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk program subsidi upah tersebut mencapai hampir Rp12 triliun.


Pemberian subsidi upah menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pekerja, khususnya dalam menghadapi kebutuhan ekonomi pada penghujung tahun. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat membantu mempertahankan kemampuan konsumsi masyarakat.


Fokus Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat


Rangkaian program bantuan yang dibahas dalam rapat terbatas Presiden Prabowo bersama para menteri menunjukkan adanya fokus pemerintah terhadap daya beli masyarakat pada kuartal terakhir 2026.


Bantuan pangan ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, sementara subsidi upah menyasar pekerja. Di sisi lain, pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang masuk kelompok sasaran masih dalam tahap verifikasi data.


Pemerintah perlu memastikan seluruh proses pendataan, penetapan penerima, hingga mekanisme penyaluran dilakukan secara tepat agar program dapat berjalan sesuai sasaran.


Dengan persiapan sejumlah program tersebut, pemerintah berharap bantuan yang diberikan selama tiga bulan terakhir tahun 2026 dapat memberikan dukungan langsung kepada masyarakat. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli dan stabilitas konsumsi rumah tangga hingga akhir tahun.


Pembahasan di Istana Merdeka pada 30 September 2026 menjadi langkah awal untuk mematangkan pelaksanaan program bantuan pemerintah pada kuartal keempat. Selanjutnya, kementerian dan lembaga terkait akan melakukan pemutakhiran data serta menyiapkan mekanisme pelaksanaan masing-masing program.


(Tim Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas