Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Delapan Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka

9 Juni 2026, 17:24 WIB

 

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Delapan Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka

INDOTORIAL.COM - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6/2026). Penyerahan surat kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan berbagai negara mitra di kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Karibia.


Prosesi penerimaan para duta besar berlangsung khidmat dan penuh penghormatan diplomatik. Setibanya di Istana Merdeka, masing-masing duta besar disambut dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan negara asal mereka sebagai simbol penghormatan dan pengakuan resmi dari Pemerintah Indonesia.


Selanjutnya, para duta besar secara bergantian menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan surat kepercayaan ini menandai dimulainya secara resmi tugas diplomatik para duta besar di Indonesia sebagai perwakilan negara masing-masing.


Delapan Duta Besar Negara Sahabat Resmi Menjalankan Tugas di Indonesia


Adapun delapan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo terdiri dari perwakilan negara-negara sahabat yang memiliki hubungan bilateral strategis dengan Indonesia.


Mereka adalah:


Sumadhurika Sashikala Premawardhane, Duta Besar LBBP Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka untuk Republik Indonesia;

Christopher Baltazar Montero, Duta Besar LBBP Republik Filipina untuk Republik Indonesia;

Yoon Soongu, Duta Besar LBBP Republik Korea untuk Republik Indonesia;

Petr Kopřiva, Duta Besar LBBP Republik Ceko untuk Republik Indonesia;

Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, Duta Besar LBBP Negara Palestina untuk Republik Indonesia;

Dimitrios Michalopoulos, Duta Besar LBBP Republik Yunani untuk Republik Indonesia;

Salam Al Achkar, Duta Besar LBBP Republik Lebanon untuk Republik Indonesia; dan

Menissa Rambally, Duta Besar LBBP Non-Resident Saint Lucia untuk Republik Indonesia.


Kehadiran para duta besar tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama bilateral yang telah terjalin antara Indonesia dan negara-negara sahabat dalam berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, kebudayaan, hingga kerja sama politik dan diplomasi internasional.


Presiden Prabowo Gelar Pertemuan dengan Para Duta Besar


Setelah prosesi penyerahan surat kepercayaan selesai, masing-masing duta besar melakukan sesi foto bersama Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari rangkaian acara kenegaraan.


Selanjutnya, Presiden Prabowo menerima para duta besar dalam pertemuan yang berlangsung di ruang veranda belakang Istana Merdeka. Pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi kedua belah pihak untuk mempererat komunikasi diplomatik serta membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.


Penerimaan surat kepercayaan dari para duta besar merupakan salah satu agenda diplomatik penting yang menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga dan memperkuat hubungan internasional dengan negara-negara mitra.


Komitmen Indonesia Perkuat Hubungan Diplomatik Global


Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama internasional yang saling menguntungkan. Kehadiran delapan duta besar baru di Indonesia diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.


Usai pertemuan, para duta besar berpamitan kepada Presiden Prabowo dan menuju tangga depan Istana Merdeka. Sebagai penutup rangkaian acara, lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan sebagai bentuk penghormatan kenegaraan.


Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam prosesi penerimaan surat kepercayaan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, serta Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno.


Momentum ini menjadi simbol kuat hubungan persahabatan Indonesia dengan berbagai negara di dunia sekaligus mempertegas peran diplomasi sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung kepentingan nasional dan pembangunan kerja sama internasional yang berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas